| MOQ: | 1 Set |
| Harga: | Bisa dinegosiasikan |
| Kemasan standar: | Kotak kayu lapis |
| Periode Pengiriman: | 1 ~ 2 bulan |
| Metode Pembayaran: | L/C,T/T |
| Kapasitas Pasokan: | 500 set per tahun |
Deskripsi Produk
LSC2000 Low Level Liquid Scintillation Spectrometer adalah perangkat pengukuran radioaktivitas latar belakang rendah serbaguna baru yang dikembangkan oleh SHUOBODA setelah peluncuran LSC2000 Ultra-Low Level Liquid Scintillation Spectrometer yang sukses. Alat ini terutama digunakan untuk pengukuran kadar rendah 3H, 14C dan pemantauan limbah radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir.
Fitur fungsional
1. Menggunakan teknik deteksi koinsiden 3+3 dan anti-koinsiden serta teknik koreksi quench TDCR
2. Prosedur analisis unik untuk pengukuran alfa dan beta dalam air menggunakan teknologi analisis multi-saluran ganda
3. Pengukuran langsung aktivitas nuklida beta bertenaga menggunakan teknik Cherenkov
4. Teknik pengukuran absolut dengan teknologi tracer yang efisien untuk pemisahan penanda ganda
5. Pengukuran relatif dan absolut ada bersamaan dan dapat diskalakan tanpa sumber standar
6. Spektrogram logaritmik dan linier tersedia
7. Pertukaran sampel sepenuhnya otomatis, pengukuran berkelanjutan multi-tugas, hingga 260 botol sampel standar 20ml
8. Fungsi pemrosesan data yang kuat untuk perhitungan otomatis atau manual area puncak, laju hitung, dan efisiensi deteksi
9. Database 70 nuklida, diprogram sebelumnya untuk berbagai aplikasi eksperimen, dapat diperluas sesuai permintaan
10. Dapat diprogram untuk pengukuran tanpa pengawasan, beberapa tugas dapat diatur sekaligus
Spesifikasi teknis
|
LSC2000 Low Level Liquid Scintillation Spectrometer |
|
|
Mode analisis |
Model spektrum energi |
|
Jumlah sampel |
260 |
|
Metode pemberian sampel |
Sabuk konveyor otomatis |
|
Wadah sampel |
Botol standar 20ml |
|
Penganalisis multi-saluran |
2x 2048 saluran |
|
Perangkat kontrol suhu |
Sistem bawaan |
|
Rentang energi |
a: 3 hingga 10 MeV; B: 0 hingga 5 MeV |
|
Latar belakang |
Latar belakang kurang dari 2.0 cpm (20 ml berisi 40% air, 3H efisiensi > 25%). 3H (018.6 kev) < 20cpm; 14C (0~156 keV)< 25cpm |
|
Efisiensi deteksi |
3H: ≥65%;14C: ≥95% |
|
Batas deteksi bawah |
1.5Bq/L (12 ml larutan sintilasi + 8 ml sampel air tritium diukur selama 1000 menit) |
|
Ketidakstabilan 24 jam |
Perubahan hitungan kurang dari 0.2%/24 jam |
|
Resolusi energi |
0.01keV/ch (3H) |
|
Metode catu daya |
AC 220V+10%,50Hz+10% |
|
Daya |
Mainframe 200W, sistem kontrol suhu 500W |
|
Metode komunikasi |
USB, RJ45 |
|
Ukuran mesin |
1245Hx900Wx1145D(mm) |
|
Berat |
Perkiraan.600kg |
|
Suhu pengoperasian |
5°C hingga 35C |
|
Kelembaban pengoperasian |
30% hingga 80% (25°C, tidak ada embun beku) |